MAY DAY DITENGAH PANDEMI, HARI BURUH PERTAMA TANPA DEMO
SELAMAT HARI BURUH 1 MEI
-ndakpapa-
Jika hari ini dikatakan hari buruh kelabu, ndakpapa. Setidaknya untuk pertama kalinya, hari buruh ini tenang dari riuh speaker demo, asap kendaraan, dan kerumuman yang membahayakan pengguna jalan raya lain. Hemat gas air matapun.
Jika hari ini buruh didapati banyak yang dirumahkan, ndakpapa, buruh bekerja nyaris seharian, sekarang ada waktu banyak untuk merawat rumah/ Insyaallah bayaran menjaga titipan Allah lebih besar dari gaji pabrik.
Jika buruh dipandang tidak ada karir masa depan, ndakpapa, mereka belum sadar saja, selalu ada jalan bagi siapapun yang berusaha. Menjadi petani bergengsi itu sangat keren.
Jika saat ini semuanya sedang meminimalisir kegiatan di luar, ndapapa juga, Allah Sayang sama kita, diingatkan untuk lebih banyak waktu kegiatan yang lain, bukan melulu rumah-kantor-rumah-kantor kayak mahasiswa kupu (kuliah pulang kuliah pulang melulu).
Jika karena pandemi, kita ga terima THR, ndakpapa, rejeki datang darimana saja, pemilik pabrik sudah tegang karena aturan dunia usaha yang kompleks, kita bisa hari raya #dirumahaja dengan hemat, memaknai momen sesungguhnya, kemarin sudah banyak rejeki yang didapat, hari ini juga dikasih sehat luar biasa, rejeki yang itu hanya sebentar saja dipending Allah. ndapapa.
Mungkin,
Kita kurang banyak ucap alhamdulillah.
Kita kebanyakan laper mata dan laper mulut
Kita terlalu nikmat dengan waktu
Sedangkan Allah, tetap saja kasih semua meski kita suka lupa.
Jadi kalau sekarang diingetin sebentar untuk bersyukur dengan semua keadaan, ndakpapa sama sekali. Kita ini lagi dipancing untuk kreatif, karena terlalu nyaman dengan zona aman.
Seperti kata Petani Pak Sutikno dan peternak Nurul Hayat lainnya, sabar dulu dan ini hasil yang kita dapat. Bisa breeding kambing, labanya tiga bulan lagi, pas jika benar pandemi usai bakal jadi modal kehidupan keluarganya. Bisa bertani tanpa riba, hanya fokus proses penanaman yang efisien lalu dapat hasil lebih banyak, hidup tanpa hutang tentu mimpi yang menentramkan setiap orang.
Jadi, ndakpapa sama sekali jika hari buruh tahun ini kelabu, lagi mendung saja, sebentar lagi hujan, berkah banyak orang. Aamiin
#mayday #sedekahdarirumah
Komentar
Posting Komentar